IHSG Ditutup Ambles 1,37% ke 8.280, 10 Sektor Rontok!
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak mampu bertahan di zona hijau dan ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Selasa (24/2/2026). IHSG terkoreksi 115,24 poin atau 1,37% ke level
EmTrust Emitentrust.com- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak mampu bertahan di zona hijau dan ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Selasa (24/2/2026). IHSG terkoreksi 115,24 poin atau 1,37% ke level 8.280,83.
Tekanan jual berlangsung hampir merata di seluruh sektor. Dari 11 indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI), hanya satu sektor yang mampu bertahan di zona hijau, yakni sektor keuangan yang naik 1,02%.
Sebaliknya, 10 sektor lainnya kompak terperosok ke zona merah. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor energi yang anjlok 3,5%, disusul sektor barang konsumen siklikal yang turun 3,12% serta sektor infrastruktur yang melemah 2,29%.
Aktivitas perdagangan tergolong sangat ramai. Total volume transaksi mencapai 60,14 miliar saham dengan nilai perdagangan Rp28,95 triliun. Namun tekanan jual begitu dominan, tercermin dari 567 saham yang melemah, hanya 153 saham yang menguat, dan 99 saham stagnan.
Pada indeks LQ45, saham Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi top losers setelah anjlok 7,43%. Disusul Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang turun 6,57% dan Surya Citra Media Tbk (SCMA) melemah 5,19%.
Di sisi lain, penguatan terbatas dipimpin oleh Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang naik 1,90%. Kemudian Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menguat 1,34% serta Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) naik 0,85%.
- Siswa SMPN 2 Bulukumba Gelar Ramadhan Berbagi, Bangun Semangat Kepedulian di Bul...
- Profil Akhmad Wiyagus: Dari perwira tinggi Polri ke Wamendagri
- Daftar 25 pejabat & 10 Dubes yang dilantik Prabowo pada Oktober 2025
- Profil Agung Gumilar, Asisten presiden bidang Analis Data Strategis
- Profil Dirgayuza, Asisten presiden bidang Komunikasi Analis Kebijakan
- OJK Denda Tiga Pihak Transaksi Semu Saham IMPC Tahun 2016
- Grup Astra (AALI) Cetak Laba Rp1,5T Melonjak 28% di 2025
- Laba MMLP Anjlok 71,8% di 2025, Tinggal Rp70,7M!
- Emiten Milik Hapsoro (RAJA) Buka Data Free Float di Tengah Buyback
- Nilai Pasar Fantastis, PINTU Gas Listing Baru